Kamis, 11 Juli 2019

Tips Agar Buka Puasa Berat Badan Tidak Naik

Tak terasa ibadah puasa Ramadhan 2019 sudah tiba. Ibadah puasa wajib dijalankan oleh umat muslim seluruh dunia. Selain untuk ibadah, berpuasa juga bermanfaat untuk kesehatan dan banyak juga yang menjadikan puasa sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan.



Tetapi alih-alih menurunkan berat badan, tak sedikit orang yang mengeluh mengalami kenaikan berat badan usai menjalankan puasa. Apa penyebabnya?

Sebenarnya, ketika berbuka puasa, pola dan porsi makan memang harus diperhatikan. Jika salah, maka hasilnya adalah berat badan cenderung meningkat.

Salah satu caranya adalah berbuka puasa dengan takjil terlebih dahulu dan tidak langsung menyantap banyak makanan. Menurut dr. Jovita Amelia, MSc, SpGK, takjil menjadi makanan yang pas saat berbuka puasa untuk mengisi lambung yang tidak terisi selama lebih dari 10 jam. Meski begitu, Anda harus mengontrol porsinya. Terlalu banyak konsumsi makanan manis juga bisa jadi pemicu kegemukan saat puasa.

“Makan takjil dengan 3 sampai 4 buah kurma sudah cukup. Tapi porsinya cukup satu jenis saja, jangan sudah kurma ditambah kolak, gorengan, semuanya dimakan,” jelas Jovita saat ditemui di Ocha and Bella Restaurant, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Takjil biasanya terdiri dari makanan karbohidrat sederhana. Jadi dengan menyantap takjil sudah cukup memperbaiki gula darah dan elektrolit tubuh yang sebelumnya rendah karena berpuasa.

Berikan jeda untuk makanan berat

Biasanya saat buka puasa Anda akan ‘balas dendam’ pada makanan. Anda segera makan banyak untuk memenuhi nafsu makan yang ditahan selama seharian. Tentu cara itu salah dan itulah pemicu berat badan naik usai berpuasa penuh.

Sebaiknya, setelah menikmati takjil, berikan jeda selama 30 menit untuk menyantap makanan berat. Sebab lambung membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kondisi tubuh yang kembali mengonsumsi makanan. Dengan memberikan jeda usai menyantap takjil, akan membuat nafsu makan Anda menjadi lebih stabil.

“Setelah makan takjil berikan jeda 30 menit, baru makan besar. Jadi saat makan besar sudah tidak gragas karena lambung sudah terisi,” tutur Jovita.

Jadi, sudah tahu kan pola berbuka puasa yang tepat? Yuk, coba!

0 komentar:

Posting Komentar